Berita

CEPP UI Usulkan Tiga Hal untuk RUU Pemilu

0

Center for Election and Political Party (CEPP) Universitas Indonesia, mengusulkan tiga hal kepada Panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Pertama, soal sistem pemilu, CEPP mengusulkan sistem proporsional tertutup dengan syarat adanya kewajiban bagi partai politik untuk bersikap demokratis dalam pemilihan pendahuluan. Sistem proporsional tertutup juga dinilai mempermudah perjuangan perempuan calon legislatif (caleg) untuk masuk ke parlemen.

“Saya maunya tertutup kalau tujuannya adalah memperkuat partai, tapi masalahnya partai bisa tidak berdemokratis dalam mencalonkan kadernya? Siapa yang ditaruh di nomor urut satu? Kenapa harus dia? Berapa miliar bayarnya?” kata Chusnul Mar’iyah, Presiden Direktur CEPP, pada rapat dengar pendapat di Senayan, Jakarta Selatan (1/2),

Kedua, soal besaran daerah pemilihan (dapil), CEPP mengusulkan 3-10 kursi per dapil. Alasannya, sistem proporsional menghendaki dapil yang besar agar keadilan dan proporsionalitas perwakilan tetap terjaga.

“Kalau sistem distrik, baru kecil jumlah kursinya. Ini kan amanat UU masih sistem proporsional,” tukas Chusnul.

Terakhir, CEPP mengusulkan ambang batas parlemen untuk tidak dinaikkan. Angka 3,5 persen sudah ideal sebagai ambang batas parlemen di Indonesia.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email amaliyahsalabi@gmail.com.

    Kemitraan Nilai DKPP Ganggu Independensi Penyelenggara Pemilu

    Previous article

    Pengecilan Alokasi Kursi Dapil Akan Persulit Perempuan Caleg

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita