Berita

Proses Pembukaan TPS di Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua Berjalan Lancar

0

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafiz, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan JPPR di 159 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh kecamatan di DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu, proses pembukaan TPS berjalan baik dan lancar. Kelengkapan alat pemungutan suara terdistribusi dengan baik dan kesempatan bagi pemilih untuk melihat informasi data pemilih terjamin. Hal tersebut menunjukkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah bekerja dengan baik untuk mendistribusikan logistik pemungutan suara.

“Di 159 TPS, alat pemungutan suara seluruhnya lengkap.  Data pemilih juga terpampang di papan pengumuman di hampir seluruh TPS pantauan. Hanya TPS 24 Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan TPS 03, Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, yang tidak ada data pemilih di papan pengumumannya,” jelas Masykur kepada Rumah Pemilu (19/4).

Namun, kata Masykur, dalam ketepatan waktu pembukaan TPS dan pemasangan visi misi pasangan calon (paslon), kinerja KPU DKI Jakarta dan jajarannya dapat dikatakan belum maksimal. 23 TPS tak dibuka tepat waktu dan 19 TPS tidak memasang visi misi palon.

“Informasi visi misi palson yang tersedia di TPS tidak seragam. Ada yang dipasang di papan pengumuman khusus, ada yang ditempel di tembok, ada juga di pagar rumah warga,” tukas Masykur.

5 dari 19 TPS yang tidak memasang visi misi palson yakni, TPS 33, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, TPS 85 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, TPS 85 Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, TPS 24 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan TPS 114, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email amaliyahsalabi@gmail.com.

    Petugas KPPS Bisa Minta Kekurangan Surat Suara ke PPS

    Previous article

    Penegakkan Politik Uang Tak Efektif, Bawaslu: Beri Kami Wewenang untuk Menilai Alat Bukti

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita