Berita

Bawaslu Mesti Adil dan Konsisten Keluarkan Putusan

0

Wewenang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) semakin kuat. Tak hanya sebagai pengawas, Bawaslu menjelma nyaris sebagai lembaga peradilan pemilu. Bawaslu diharapkan mampu menindak pelanggaran secara adil dan konsisten.

“DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) sudah sangat progresif. Di setiap tahapan pemilu, ada kewenangan yang membuat Bawaslu bisa sangat powerfull. Tinggal Bawaslu harus adil dan konsisten,” kata Ketua Konstitusi dan Demokrasi (KoDe) Inisiatif, Veri Junaidi, pada diskusi “Penanganan Pelanggaran Pemilu yang Berdampak pada Diskualifikasi Calon” di Gondangdia,  Jakarta Pusat (2/10).

Konsistensi yang dimaksud Veri yakni, siapa pun yang melanggar ketentuan harus dikenakan sanksi. Sanksi diskualifikasi tak boleh hanya menyasar pihak-pihak tertentu.

“Ketika nanti ada laporan yang sama, Bawaslu harus konsisten menerapkan aturan.  Kalau Bawaslu menunjukkan konsistensinya, ini langkah awal yang baik untuk Bawaslu,” ujar Veri.

Bawaslu RI dinilai harus memberikan pemahaman kepada Bawaslu di daerah. Wewenang tak hanya untuk Bawaslu RI tetapi juga Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten/kota.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email amaliyahsalabi@gmail.com.

    Bribe Allegation in Panwas Recruitment Process in North Sumatera Part 2

    Previous article

    Bawaslu Perlu Siapkan Mekanisme Perlindungan Pelapor Pelanggaran

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita