Berita

KPU Banten dan Perludem Adakan Lomba Aplikasi Pilkada

0

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten bekerjasama dengan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengadakan perlombaan aplikasi digital pilkada. Bertajuk “Pilkada Banten Apps Challenge”, lomba ini bertujuan meningkatkan partisipasi dan kualitas penyelenggaraan pilkada dengan insentif total hadiah 32 juta rupiah.

“Kegiatan ini punya latar belakang masih rendahnya partisipasi pemilih di pemilu Banten. Khususnya di kalangan pemilih muda,” kata Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna (8/11).

Agus menjelaskan, politik dan pemilu berkesan jauh dengan pemilih muda. Salah satu faktornya, pendidikan dan kampanye yang dilakukan penyelenggara pemilu belum dilakukan sesuai dengan segmen pemilih muda yang dituju. Dari pemilih per 3 November 2016 yang berjumlah 7.802.350, pemilih muda (17 sampai 30 tahun) merupakan segmen pemilih tinggi potensial berpartisipasi.

Direktur eksekutif Perludem, Titi Anggraini berpendapat, Pilkada Banten Apps Challenge penting diadakan di Pilkada Banten. Provinsi paling barat Pulau Jawa ini merupakan daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2017 dengan jumlah pemilih terbanyak.

Perludem pun melanjutkan tradisi positif pendidikan dan partisipasi pemilu berbasis data digital. Indonesia merupakan negara pertama di dunia yang menyelenggarakan kompetisi aplikasi digital pemilu. Berformat Hacker Marathon, perlombaan pertama di Bandung pada konteks Pemilu DPR, DPD, dan DPRD 2014, lomba menghasilkan puluhan aplikasi pemilu yang mendorong peningkatan partisipasi pemilih.

Pilkada Banten Apps Challenge diselenggarakan dari 7-17 November 2016 sebagai tahap pendaftaran, hingga pelaksanaan lomba pada 17 Desember 2016. Perlombaan hanya untuk warga ber-KTP Banten dan terbuka peserta individu maupun tim maksimal berjumlah 5 orang. []

Waktu pendaftaran dimulai pada 7 November sampai 5 Desember 2016 . Form pendaftaran dapat diakses di . Ada dua tema: Umum dan Games. Keduanya mempunyai hadiah dan pemenang masing-masing dengan jumlah 32 juta rupiah. []

whatsapp-image-2016-11-10-at-9-11-47-am

USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Pada 2016, lelaki kelahiran Banten ini memimpin Tim Redaksi rumahpemilu.org menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Usep pun terlibat mengadvokasi perancangan UU Pemilu sebagai koordinator Sub-Komite KeterwakilanPerempuan di “Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Pemilu”. Sebelum di Perludem, warga Depok ini aktif dalam isu feminisme di Yayasan Jurnal Perempuan (2009-2012) dan isu hak warga difabel di Helen Keller International Indonesia (2012). Pada 2018-2022, Usep berkesempatan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera melalui Beasiswa Munir Said Thalib. Usep biasa berinteraksi melalui media sosial dan email di usep.99@gmail.com.

Pengawasan Dana Politik

Previous article

Penetapan Dapil Mesti Dilakukan Sebelum Tahap Verifikasi Partai Peserta Pemilu

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita