Kahfi Adlan Hafiz adalah Manajer Program dan Peneliti di Asosiasi Pemilu dan Demokrasi (Perludem), posisi yang telah dipegangnya sejak tahun 2025. Ia bergabung dengan Perludem pada tahun 2021 sebagai Asisten Peneliti setelah lulus dari Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada. Kahfi memegang gelar Magister Ilmu Politik dari Australian National University (ANU), yang didukung oleh Dana Abadi Pendidikan Indonesia (LPDP). Penelitian dan karya kebijakannya berfokus pada kerangka hukum pemilu, keuangan politik, sistem digital pemilu, dan tata kelola serta penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pemilu, meneliti bagaimana reformasi hukum dan kelembagaan dapat memperkuat integritas pemilu, akuntabilitas demokrasi, dan ketahanan proses pemilu di era digital. Selain itu, Kahfi aktif menerbitkan artikel akademis di jurnal yang ditinjau sejawat dan menulis opini untuk media nasional dan internasional, dengan publikasinya terutama mengeksplorasi isu-isu tata kelola pemilu, lembaga demokrasi, demokrasi digital, dan reformasi pemilu, yang bertujuan untuk menjembatani penelitian akademis dan debat kebijakan publik.
Dalam tulisan berjudul “The Price of Representation in Indonesia” pada 2024, Nick Kuipers dan Eve Warburton menggugat mahalnya biaya politik yang harus dikeluarkan ...
Kasus penggunaan jet pribadi oleh sejumlah anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam 59 perjalanan dinas selama Pemilu 2024 kembali menyoroti persoalan mendasar: integritas ...
Sering menguatnya wacana reformasi kerangka hukum pemilu dan partai politik, ada salah satu gagasan yang agak terlupakan, yakni meningkatkan bantuan keuangan negara untuk ...
Pemilu Federal Australia tahun lalu memberikan hasil mengejutkan. Partai Buruh yang dipimpin PM Anthony Albanese meraih setidaknya 91 kursi atau lebih dari 60% ...
Wacana kenaikan Bantuan Keuangan Partai Politik (Banparpol) melalui APBN/APBD telah menjadi isu hangat dalam diskursus kepartaian di Indonesia. Terakhir, Kemendagri telah mengajukan peningkatan ...
Kasus korupsi di tubuh partai politik tak lagi asing terdegar. Seperti kasus Suap PLTU Riau yang hasilnya diduga mengalir untuk pembiayaan Munaslub Partai ...
Pasca-PSU, tercatat hingga akhir Juni 2021, Mahkamah telah memutus 9 Perkara perselisihan hasil pilkada (PHP). Mayoritas Mahkamah menolaknya. Terdapat dua perkara yang dikabulkan ...
Seorang seniman Serbia, Marina Abramovic menampilkan pertunjukan yang ia beri nama “Rhythm 0” (1974). Ia berdiri di tengah keramaian dan membiarkan orang melakukan ...
Fenomena politik uang menyebar sangat cepat dan menggejala hampir di seluruh wiayah Indonesia. Menjelang pemilu, politik uang dapat dilihat pada berbagai level pemilihan, ...
Publik dibuat riuh pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Nurdin Abdullah, Gubernur Sulawesi Selatan. KPK menyita uang sebesar Rp 3,5 ...