Berita

Tiga Tautan Daring Pemantauan Pilkada 2020

0

Koalisi pemantau pemilu dari bagian masyarakat sipil menyampaikan tiga tautan daring dan inisiatif pemantuan yang bisa digunakan dalam Pilkada 2020. Melalui pesan gawai (9/12), koalisi menekankan bahwa pemantauan ditujukan pada tiga lokus yang berbeda.

Berikut tiga tautan daring pemantuan yang disampaikan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Network For Indonesia Democracy Society (Netfid), Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Konstitusi Demokrasi (Kode) Inisiatif, dan Jaringan Demokrasi (Jadi):

Satu, Pemantauan Protokol Kesehatan (Saat pemungutan suara jam 07:00-13:00)

Dua, Pemantauan Sirekap (Saat penghitungan suara, jam 13:00 – selesai)

Tiga, Pemantauan Penghitungan Suara (Saat penghitungan suara, jam 13:00 – selesai)

Koalisi berharap, tiga tautan daring tersebut bisa memperluas pemantauan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Pemantauan diharapkan tetap partisipatif karena Pilkada 2020 dalam pandemi diprediksi bisa lebih banyak pelanggaran. []

USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) yang sejak Pemilu 2014 terlibat mengadvokasi keterbukaan data dan informasi pemilu serta menghubungkannya dalam ekosistem Open Government Indonesia dan Open Government Partnership/Global. Usep memimpin Tim Redaksi Rumahpemilu, menjamin informasi pemilu yang kredibel dan imparsial sehingga pernah dinominasikan mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Dalam advokasi undang-undang pemilu, ia terlibat merancang ketentuan hukum keterwakilan perempuan (Koordinator Sub-Komite) dan sistem pemilu bersama koalisi masyarakat sipil untuk kodifikasi undang-undang pemilu. Dalam isu demokrasi digital, Usep mengkoordinir koalisi masyarakat sipil dalam advokasi moderasi konten dan pemantauan media sosial. Sebelum di Perludem, lulusan Universitas Indonesia (2008) dan Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera (Beasiswa Munir Said Thalib, 2022) ini aktif dalam isu GEDSI (gender, equality, disability, and social inclusion) di Yayasan Jurnal Perempuan (2009–2012) dan Helen Keller International Indonesia (2012).

Obesitas Kekuasan Negara Pilkada 2020

Previous article

Pemungutan Suara Usai, Mitigasi Tetap Diperlukan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita