Kliping Berita

KPU Bangka Tengah Minta Bantuan Guru

0

KOBA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), meminta dukungan para guru untuk menyosialisasikan pilkada, terutama kepada para siswa untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula di daerah itu.

“Sekarang sosialisasi kami fokus kepada pemilih pemula, sasaran kami adalah pemilih pemula dan kami minta para guru bisa membantu kami ikut menyosialisasikan Pilkada Babel yang akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017,” kata anggota KPU Bangka Tengah, Hendra Sinaga, Selasa (22/11).

Ia menjelaskan, KPU menargetkan sosialisasi Pilkada Babel akan dilakukan kepada seluruh SMA atau sederajat yang terdapat di semua kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah.

Sebab, pemilih pemula rentan tidak menggunakan hak suara karena rendahnya pengetahuan mereka tentang pilkada.

Justru itu, kami minta guru juga membantu memberikan pendidikan politik positif kepada anak didik mereka karena pihak KPU memiliki jadwal yang terbatas untuk melakukan sosialisasi secara maksimal, ujarnya. (antara, ed: muhammad hafil)

http://epaper.republika.co.id/main

USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) yang sejak Pemilu 2014 terlibat mengadvokasi keterbukaan data dan informasi pemilu serta menghubungkannya dalam ekosistem Open Government Indonesia dan Open Government Partnership/Global. Usep memimpin Tim Redaksi Rumahpemilu, menjamin informasi pemilu yang kredibel dan imparsial sehingga pernah dinominasikan mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Dalam advokasi undang-undang pemilu, ia terlibat merancang ketentuan hukum keterwakilan perempuan (Koordinator Sub-Komite) dan sistem pemilu bersama koalisi masyarakat sipil untuk kodifikasi undang-undang pemilu. Dalam isu demokrasi digital, Usep mengkoordinir koalisi masyarakat sipil dalam advokasi moderasi konten dan pemantauan media sosial. Sebelum di Perludem, lulusan Universitas Indonesia (2008) dan Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera (Beasiswa Munir Said Thalib, 2022) ini aktif dalam isu GEDSI (gender, equality, disability, and social inclusion) di Yayasan Jurnal Perempuan (2009–2012) dan Helen Keller International Indonesia (2012).

Biaya Pilkada Sulsel Diusulkan Rp 470 Miliar

Previous article

KPU Jakarta Gandeng Kaskus Gaet Pemilih Pemula

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *