Berita

Hoax Membuat Penyelenggara Terganggu dan Pemilih Tak Percaya Pemilu

0

Hoax dalam pemilu bukan hanya mengarah pada peserta pemilu dan partai politik saja. Hoax pemilu juga mengarah pada penyelenggara pemilu. Tujuannya untuk mendelegitimasi proses dan hasil pemilu.

“Contohnya hoaks tentang server KPU (Komisi Pemilihan Umum),” kata pegiat Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Harry Sufehmi Septiaji kepada rumahpemilu.org (7/12).

Menurut Harry, hoax seputar pemilu termasuk yang terbanyak. Selain itu, tingkat viralnya terbilang cukup tinggi.

Harry menjelaskan, hoax yang mengarah pada penyelenggara pemilu berdampak pada emosi pihak bersangkutan. Kepada penyelenggara pemilu, akan terganggu fokus kerjanya. Kepada masyarakat luas sebagai pemilih akan mempertanyakan legitimasi KPU dan Bawaslu.

“Hoax untuk delegitimasi pemilu makin meningkat frekuensinya jelang pemungutan suara,” tegas Harry.

Lebih jauh, inisiatif masyarakat sipil yang dibuat untuk menjaga kepercayaan pemilu, malah diserang hoax juga. Kawal Pemilu pemilu misalnya, dituduh melakukan edit formulir C1 sebelum masuk ke server KPU. []

USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Pada 2016, lelaki kelahiran Banten ini memimpin Tim Redaksi rumahpemilu.org menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Usep pun terlibat mengadvokasi perancangan UU Pemilu sebagai koordinator Sub-Komite KeterwakilanPerempuan di “Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Pemilu”. Sebelum di Perludem, warga Depok ini aktif dalam isu feminisme di Yayasan Jurnal Perempuan (2009-2012) dan isu hak warga difabel di Helen Keller International Indonesia (2012). Pada 2018-2022, Usep berkesempatan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera melalui Beasiswa Munir Said Thalib. Usep biasa berinteraksi melalui media sosial dan email di [email protected].

Serba-Serbi Sirekap di Pilkada Serentak 2020

Previous article

Tuntaskan Persoalan di TPS

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita