April 2, 2026

USEP HASAN SADIKIN

USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Pada 2016, lelaki kelahiran Banten ini memimpin Tim Redaksi rumahpemilu.org menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Usep pun terlibat mengadvokasi perancangan UU Pemilu sebagai koordinator Sub-Komite KeterwakilanPerempuan di “Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Pemilu”. Sebelum di Perludem, warga Depok ini aktif dalam isu feminisme di Yayasan Jurnal Perempuan (2009-2012) dan isu hak warga difabel di Helen Keller International Indonesia (2012). Pada 2018-2022, alumnus Geografi FIMPA UI ini berkesempatan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera melalui Beasiswa Munir Said Thalib. Usep biasa berinteraksi melalui media sosial dan email di usep.99@gmail.com.

UU Pemilu di Hari Kartini

Apa kabar afirmasi perempuan dalam rancangan undang-undang pemilu? Hari Kartini seperti penyadaran untuk tak melupakan perumusan sejumlah pasal dan ayat kepemiluan di dalam parlemen yang belum representatif gender. Rapat perumusan undang-undang yang lebih sering tak bisa diakses pers dan dilakukan …

Read More »

Perludem: Hari Kartini, Apa Kabar Keterwakilan Perempuan di UU Pemilu?

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menjadikan peringatan budaya Hari Kartini sebagai pengingat isu keterwakilan perempuan dalam undang-undang pemilu. Persiapan Pemilu Serentak 2019 sudah dimulai pada 2017 tapi konten UU Pemilu sulit diakses perkembangannya, termasuk mengenai isu keterwakilan perempuan. “Rapat …

Read More »

Representasi Perempuan dan Kualitas Demokrasi Indonesia

Ketaksesuaian persentase perempuan-lelaki sebagai warga dengan persentase perempuan-lelaki di lembaga perwakilan tak linier dengan indeks demokrasi. Representasi perempuan Indonesia di parlemen masih di bawah 20% tapi peringkat kualitas demokrasi Indonesia bisa lebih baik dari negara-negara yang representasi perempuannya tinggi. Indonesia …

Read More »

Warga Disabilitas Memungkinkan Tak Didata karena Manula

Warga manula sebagian berkeadaan hambatan seperti ragam kategori disabilitas. Sayangnya, di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua masih ada warga manula yang berhambatan fisik, penglihatan, pendengaran, sosial, atau lainnya yang belum didata sebagai pemilih dengan disabilitas. Kesadaran terhadap pemilu inklusif dengan …

Read More »

Fitnah SARA Lebih Berpengaruh Dibanding Politik Uang

Politik uang di Pilkada DKI Jakarta relatif tak berpengaruh mengubah pilihan warga DKI Jakarta. Di akar rumput, penyebaran informasi tak berdasar fakta melalui selebaran, pesan singat, dan tokoh masyarakat berdasar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) lebih berpengaruh menjadi dasar …

Read More »

Masalah DPT Pilkada DKI Lebih Soal Tinggi Ekspektasi

Masalah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada DKI Jakarta 2017 baik putaran 1 dan 2 lebih karena soal terlalu tingginya ekspektasi pemangku kepentingan pemilu, khususnya pasangan calon serta tim sukses dan pemilih. DPT Pilkada Serentak 2017 di 101 daerah berkeadaan sama …

Read More »

Netizen Perempuan Jauh dari Perbincangan Pilkada DKI

Situs voteyuk.id menginformasikan ketimpangan gender dari perbincangan Pilkada DKI 2017 di dunia maya. Netizen perempuan kurang dari 20% terlibat dari perbincangan dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta. Pegiat isu kesetaraan gender menilai, keadaan maya ini berkait dengan ketimpangan gender pada aspek …

Read More »

6 Sikap Perludem di Hari H Tungsura Pilkada DKI Putaran 2

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyatakan sikap di Hari Pemungutan dan Penghitungan Suara (Tungsura) Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran 2. Pernyataan dikeluarkan pada jelang pembukaan tempat pemungutan suara (TPS) pada 19 April 2017 melalui pesan daring. 6 sikap Perludem …

Read More »

Listyowati: Perempuan Berdaya Berpolitik Soal Pendidikan Gender dan Hak Politik

Perempuan merupakan setengah dari total warga DKI Jakarta dan setengah dari total pemilih di Pilkada DKI Jakarta. Sifat aktivitas perempuan akar rumput yang berkelompok bisa berpengaruh signifikan dalam perolehan suara peserta pemilu. Tapi keadaan perempuan yang relatif jauh dari pemahaman …

Read More »

LBH Jakarta Bentuk “Jakarta Kritis” 2017-2022 Siapapun Gubernurnya

Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta) mengajak warga bergabung menjadi “Jakarta Kritis”. Komunitas ini menyikapi dinamika politik bukan berdasarkan pilihan kepada pasangan calon melainkan hak asasi manusia segala dimensi. Dengan mengedepankan pembelaan kepada hak publik, Jakarta Kritis bersikap bukan saja …

Read More »