Berita

Tantangan Tagihan Agenda Politik dalam Kecairan Media Sosial

0

Terdapat pergeseran komunikasi politik dalam sosial media. Calon cenderung lebih menonjolkan politik keseharian dibanding politik selebritas. Bahasa yang disampaikan lebih ringan, lebih merangkul, dan aktivitas keseharian calon. Dalam pola komunikasi politik keseharian tidak ada unsur sangat politis yang hendak ditonjolkan.  

“Terjadi perebutan ruang dalam interaksi politik yang lebih cair di media sosial, yang muncul dalam tiga hal; interaksi melalui simbol, bahasa, dan visual. Dan narasi yang ada mencerminkan pembangunan branding dari calon tertentu,” ungkap Dosen Departemen Politik Pemerintahan Universitas Gajah Mada (UGM), Arga Imawan dalam diskusi “Iklan Politik di Media Sosial dan Transparansi Pendanaanya” yang digelar Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gajah Mada di BRIWork Fisipol UGM (8/12).

Arga juga menyebut ruang digital dalam aspek tertentu melahirkan tidak adanya sekat batas waktu kampanye. Temuan analisis Big Data CfDS menunjukkan pembangunan citra politisi peserta pemilu dilakukan setiap hari. Misalnya, frekuensi komunikasi politik kandidat capres Pemilu 2024 di ruang sosial media.

CfDS mencatat mulai 1 Januari 2014 sampai 8 Oktober 2023, Anies Baswedan aktif melakukan komunikasi politik sebanyak 4.700 cuitan di sosial media X (Twitter). Prabowo Subianto sejak 1 Oktober 2013 sampai 8 Oktober 2023 sebanyak 2.543 cuitan, sementara Ganjar Pranowo sebanyak 86.301 cuitan mulai 1 Januari 2014 hingga 8 Oktober 2023.

“Masalahnya, ketika pola komunikasi politik semakin cair, kita akan semakin sulit mendeteksi apa yang diharapkan oleh kandidat dan sulit mendeteksi nuansa kampanye politik di dalamnya,” ujar Arga. []

AJID FUAD MUZAKI
Ajid Fuad Muzaki adalah seorang peneliti di Perludem, berfokus pada isu pemilu, demokrasi, tata kelola politik, dan media. Ia aktif melakukan penelitian, advokasi, analisis kebijakan, dan studi media tentang berbagai isu strategis yang berhubungan dengan pembangunan demokrasi.

    Election Fraud Can Be a Time Bomb

    Previous article

    Challenges of Political Agenda Claims in the Fluidity of Social Media

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita