Berita

Jika Pilkada di Seluruh Daerah, Tak Ada Cukup Psikiater untuk Periksa Kesehatan Jiwa

0

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI), Eka Viora, mengatakan bahwa jumlah psikiater tak cukup untuk memeriksa kesehatan jiwa untuk kepentingan pemilu atau pilkada jika dilaksanakan di seluruh daerah di Indonesia. Saat ini, jumlah psikiater belum mencapai seribu orang dan cabang PDSKJI baru terdapat di 24 provinsi.

“Jumlah piskiater kami masih sangat sedikit. Baru menjelang seribu orang. Cabangnya baru ada di 24 provinsi, dan tidak semua kabupaten/kota ada tenaga profesionalnya,” kata Eka saat audiensi Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS) ke kantor PDSKJI di Cikini, Jakarta Pusat (22/3).

Eka menjelaskan, pihaknya tengah menyusun panduan umum pemeriksaan kesehatan bagi pemilih dengan disabilitas mental. Panduan umum berguna jika dibutuhkan pelimpahan tugas kepada dokter umum agar yang bersangkutan dapat menangani kesehatan pemilih dengan disabilitas mental jika di suatu daerah pemilihan tak ada psikiater.

“Panduan ini sangat penting. Karena di dalam profesi kami pun, tidak semuanya tahu soal disabilitas mental dan hak-hak mereka sebagai pemilih,” ujar Eka.

PDSKJI adalah organisasi yang ditunjuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memeriksa kesehatan jiwa para calon kepala daerah di Pilkada 2018.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email amaliyahsalabi@gmail.com.

    Izin Tambang di Masa Pilkada

    Previous article

    Orang dengan Gangguan Jiwa, Hak Pilih, dan Stigma yang Mengancam

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita