Berita

Keamanan IT KPU Jadi Sorotan Komisi II DPR RI

0

Keamanan sistem informasi dan teknologi (IT) yang dikelola oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sorotan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Sistem IT, terutama Sistem Informasi Penghitungan (Situng), diharapkan tangguh alias tak sering mati-hidup seperti kasus Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Pastikan tidak ada server yang down kayak Sipol kemarin. 1 jam sekali down. Jangan sampai kredibilitas pemilu terciderai karena persoalan IT,” pesan Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nihayatul Wafiroh, pada rapat dengar pendapat di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan (18/3).

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU RI, Arief Budiman menjelaskan bahwa software dan hardware sistem IT KPU telah diperbarui. Kapasitas server diperbesar dan menggunakan teknologi terbaru. KPU manggandeng kampus teknologi ternama di Indonesia dalam membangun sistem IT.

Hardware-nya sudah di-update dengan hardware yang bukan hanya dari kapasitasnya cukup besar, tapi juga teknologinya terbaru. Kemudian, software juga kita update dengan teknologi terbaru, dan kita kerjasama dengan kampus ternama di Indonesia,” jelas Arief.

Arief mengatakan bahwa keamanan sistem IT merupakan salah satu prioritas kerja untuk Pemilu 2019. Pihaknya telah mengupayakan yang terbaik, diharapkan tak ada gangguan yang berarti.

“Teman-teman sudah bekerja pagi , siang, malam untuk persipakan ini. Mudah-mudahan tidak ada yang mengganggu. Tapi IT itu, secanggih apapun, ada kelemahannya. Pentagon, Google, Instagram, itu pun sempat down,” tukas Arief.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email amaliyahsalabi@gmail.com.

    DPR Serahkan Mekanisme Pelatihan Saksi Partai kepada Bawaslu

    Previous article

    Salinan C1 untuk Partai Diisi Setelah Penghitungan Semua Jenis Surat Suara Selesai

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita