Opini
Konsolidasi Demokrasi Muda 2024-2029
“Young people must take it upon themselves to ensure that they receive the highest education possible so that they can represent us well ...
Opini
Demokrasi dalam Cengkeraman Korupsi Politik
Demokrasi Indonesia cacat, begitulah bunyi data dari studi yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU). Indonesia hanya mendapatkan skor 6,71 (skala 10) pada ...
Opini
Mengoptimalkan Partisipasi Politik Muda
“Carpe diem!” Pada 2023 KPU menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024. Jumlahnya 204.807.222 pemilih. Jumlah ini masih menempatkan Indonesia sebagai negara penyelenggara ...
Opini
Ketidaknetralan Pejabat Tertinggi dalam Pemilu
2023 menjadi tahun yang menggambarkan memburuknya netralitas pejabat negara dalam konteks pemilu. Istilah “cawe-cawe” dari Presiden Joko Widodo seharusnya berarti pertanggungjawaban penyelenggara negara ...
Opini
Daulat Pemilih Muda
Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya. Ungkapan ini seperti menjadi hukum dasar sejarah, semua orang atau semua generasi punya peluang ...
Opini
Akar Masalah Bernama Ambang Batas Pencalonan Presiden
Ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden merupakan akar masalah politik Indonesia yang juga jadi faktor pencalonan Gibran Rakabuming Raka. Pada pemilu sebelumnya, ...
Opini
Survei Pemilu yang Kerap Dipertanyakan
Jauh sebelum hari pemungutan suara, Pemilu 2024 seperti sudah diketaui siapa pemenangnya. Hal ini mengingatkan kita pada Dr. G T Ng, seorang pembicara ...
Opini
Jabatan Publik dan Diskriminasi Pemuda
Tak ada yang salah dengan pemuda berpolitik. Namun berbahaya jika ia mampu mengendalikan perangkat negara untuk melegalisasi dirinya masuk ke dalam arena kompetisi. ...
Opini
Tantangan dan Upaya Keterlibatan Pemuda Berpolitik
“The engagement of young minds in political discourse is the catalyst for societal transformation, a testament to the perpetual renewal of democratic ideals.” ...
Opini
Memaknai Politik Identitas Pemilu 2024
Dalam sejarah panjang umat manusia, dinamika identitas yang sehakikatnya berjalan dalam tataran fiksi diartikan bukan sebagai hal yang “tidak ada” melainkan terikat satu ...













