Dokumen

Tingkat Partisipasi Pemilu di Banten

0

Di Pilkada Serentak 2015 lalu, partisipasi pemilih beberapa kabupaten/kota di Banten cukup rendah. Rataan pemilih dari empat kabupaten/kota hanya 56,68%. Kabupaten Serang, menjadi daerah terendah dengan 50,37% pemilih. Kota Cilegon sebagai daerah berpartisipasi pemilih tertinggi pun hanya diikuti 62,80% pemilih. Bandingkan dengan partisipasi satu provinsi pada Pemilu Legislatif di angka 72%, dan Pemilu Presiden 2014 di angka 70%.

Berikut presentasi Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna dalam konferensi pers “Pilkada Banten Apps Challenge 2016” (Jakarta, 22/11) mengenai partisipasi pemilu di Banten:

Attachments

USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Pada 2016, lelaki kelahiran Banten ini memimpin Tim Redaksi rumahpemilu.org menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Usep pun terlibat mengadvokasi perancangan UU Pemilu sebagai koordinator Sub-Komite KeterwakilanPerempuan di “Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Pemilu”. Sebelum di Perludem, warga Depok ini aktif dalam isu feminisme di Yayasan Jurnal Perempuan (2009-2012) dan isu hak warga difabel di Helen Keller International Indonesia (2012). Pada 2018-2022, Usep berkesempatan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera melalui Beasiswa Munir Said Thalib. Usep biasa berinteraksi melalui media sosial dan email di [email protected].

MOU Bawaslu, Polri, dan Kejagung

Previous article

Menginovasi Sosialisasi Pilkada Banten 2017

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Dokumen