Berita

Ajukan Daftar Bacaleg, Perindo: 15 Perempuan di Nomor Urut Satu

0

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menjadi partai ketiga yang mengajukan daftar bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa, pukul 14.00 (17/7). 575 bacaleg diajukan, dengan komposisi perempuan sebesar 38,6 persen, mayoritas berusia di bawah 45 tahun, dan tak ada mantan narapidana kasus pidana korupsi, pelecehan seksual terhadap anak, dan bandar narkoba.

“Kami penuhi keterwakilan perempuan sebesar 38,6 persen. Bahkan, dari 80 dapil, ada 15 bacaleg di nomor urut satu,” kata Ketua Umum Perindo, Hari Tanoesoedibjo konferensi pers di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal Perindo, Ahmad Rofiq menjelaskan, perempuan yang ditempatkan di nomor urut satu adalah perempuan yang dinilai memiliki kekuatan di daerah pemilihan (dapil) dan memiliki kapasitas. Salah satunya istri Wali Kota Makassar saat ini, Indira Yusuf Ismail, ditempatkan di nomor urut satu.

“Kita menempatkan calon-calon perempuan yang di nomor satu karena kapasitas dan ketokohan dia. Misalkan, Andri Natasha, anaknya Dewi Yasin Limpo itu, kita tempatkan nomor satu di Sulawesi Selatan (Sumsel) III. Lalu isteri Wali Kota Makassar hari ini, itu juga nomor satu di Sumsel I,” terang Rofiq.

Bacaleg Perindo berasal dari beragam latar belakang, seperti pengusaha, akademisi, dan artis. Perindo akan menyediakan bantuan kepada para caleg berupa iklan di media, bendera, stiker, kaus, dan baliho.

“Para caleg ini kemampuan finansialnya kan macam-macam. Ada yang mampu, ada yang kurang tetapi finansial. Kami tentu akan memberikan bantuan yang sifatnya umum,” ujar Hary.

Pasca penetapan Daftar Calon Sementara (DCS), Perindo akan memberikan pembekalan kepada para caleg. Beberapa mantan kader Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mendaftar sebagai bacaleg Perindo.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email [email protected].

    Bawaslu: Jumlah Partai Politik yang Mendaftarkan Bacaleg di KPU Provinsi Masih Sedikit

    Previous article

    Bacaleg PDIP, Mulai Yasonna Laoly hingga Krisdayanti dan Ian Kasela

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita