Berita

Tak Hanya Gambar, Situng Juga Akan Tampilkan Entry Data C1 Pemilu 2019

0

Perwakilan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Wibowo meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak hanya mengunggah gambar hasil scan C1 ke dalam Sistem Informasi Penghitungan (Situng), melainkan juga entri data hasil perolehan suara. Entri data dinilai Wibowo mempermudah partai politik mencocokkan data dan merekapitulasi secara digital.

“Kami kesulitan menjumlahkan angka-angka dari C1 yang diupload karena C1-nya kan berupa gambar. Bisa gak agar upload C1 itu ditranslate menjadi teks? Jadi, angkanya bisa menjumlahkan sendiri, tidak kami jumlah manual,” saran Wibowo pada uji publik rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang pemungutan dan penghitungan suara di Hotel Harris Vertu, Hayam Wuruk, Jakarta Pusat (7/8).

Wibowo tak meminta semua detil data di C1 dientri ke dalam teks atau kolom. Yang terpenting, jumlah suara sah, suara tidak sah, dan hasil penghitungan suara untuk peserta pemilu.

Muhammad Lukman Edy, perwakilan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung saran Wibowo dan turut meminta agar KPU menyediakan menu print atau cetak. Entri data C1 dinilai dapat mengurangi beban partai politik atau peserta pemilu dalam hal penyediaan saksi per Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Masukan yang bagus dari Gerindra. Kalau bisa tambah juga menu print. Dan upload datanya jangan satu minggu baru ada, agar kami bisa langsung segera akses,” tukas Lukman, mantan Panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Pemilu.

KPU menyambut baik dan akan mengabulkan permintaan tersebut. Situng akan menyajikan gambar C1 dan entri data C1.

“Masukan yang baik saya kira. Nanti kita juga akan entri datanya, tidak hanya image saja,” ujar Anggota KPU, Ilham Saputra.шлифовка паркета харьковмеждународные перевозки из европы

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email [email protected].

    Uji Publik Rancangan PKPU Rekapitulasi Suara Pemilu 2019, KPU Jelaskan Enam Isu Krusial

    Previous article

    Hadar Nafis Gumay: TPS Khusus Diperlukan di Lapas dan Rumah Sakit

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita