Berita

KPU RI Imbau KPUD Sosialiasi Cegah Covid-19

0

Berdasarkan surat Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI No.301 tertanggal 1 April 2020, seluruh satuan kerja (satker) KPU RI diimbau untuk mengoptimalkan media sosial guna menyosialisasikan cara melawan Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Diharapkan KPU RI, menjalankan gaya hidup sehat dapat membuat masyarakat terjauh dari Covid-19.

“Sosialisasi dan edukasi publik menjadi salah satu kata kunci guna mengubah gaya hidup pemilih tidak terpapar dan menyebarkan Covid-19. Sejumlah relawan Covid-19 menekankan pentingnya literasi Covid-19. Kebutuhan saat ini adalah mengubah gaya hidup sehat, anti Covid-19,” kata Viryan, sebagaimana rilis pers yang diterima rumahpemilu.org (7/4).

Diterangkan di dalam rilis pers, bahwa KPU daerah dapat membuat meme sosialisasi hidup sehat, pentingnya melakukan social distancing, dan meningkatkan imunitas. Dalam sosialisasinya, hastag #KPUlawanCOVID19 digunakan.

Dimintai keterangan mengenai tindak lanjut arahan KPU RI tersebut, anggota KPU Jawa Barat, Idham Kholik, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai mitigasi penyebaran Covid-19 sebelum KPU menerapkan kebijakan bekerja dari rumah. Bahkan, kepada KPU kabupaten/kota pun telah diimbau melakukan hal serupa.

“Sebelum KPU menerbitkan kebijakan WFH, KPU Jawa Barat telah mengarahkan 27 KPU kabupaten/kota di Jawa Barat, khususnya yang sedang pemilihan, untuk aktif melakukan sosialisasi dan edukasi mitigasi penyebaran Covid-19,” kata Idham melalui Whats App.

Dalam melakukan sosialisasi lewat media sosial, Idham mengimbau KPU kabupaten/kota untuk menggunakan bahasa daerah. Menurutnya, pesan akan lebih tersampai jika konten dikemas secara menarik dan menggunakan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat di daerah.

“Kita perlu mengembangkan konten yang kreatif. Bisa dalam bentuk poster atau video. Kami juga mengarahkan ya agar KPU kabupaten/kota menggunakan bahasa daerah,” ujar Idham.

Berkunjung ke akun media sosial KPU Jawa Barat, rumahpemilu.org mendapati konten-konten terkait pencegahan Covid-19, yakni mengenai program masker, gejala Covid-19, penundaan Pilkada 2022 untuk mencegah penyebaran Covid-19, anjuran melakukan social distancing dan isolasi diri di rumah, dan informasi beda rapid test dengan swab test.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email [email protected].

    Warta Pemira (Pemilu Kampus UI) OLEH SUARA MAHASISWA UI

    Previous article

    Mengapa Perpu Mesti Terbit?

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita