Berita

Lima Catatan Pilkada dalam Pandemi Jelang Hari Pemungutan Suara

0

Proses pilkada terus berjalan di tengah angka infeksi Covid-19 yang terus bertambah signifikan. Penambahan kasus baru per-hari secara nasional sudah menyentuh angka 8.000 orang. Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) memberikan 5 catatan (5/12) untuk Pemerintah, penyelenggara pemilu, dan pasangan calon dalam mempersiapkan pilkada di jelang pemungutan suara.

Pertama. Mendesak kepada Pemerintah, terutama Satgas Penanganan Covid-19 untuk menyampaikan data terbaru yang lebih rinci mengenai penanganan Covid-19, khususnya di 270 daerah yang akan melaksanakan pilkada. Perlu langkah-langkah tegas dan tepat perlu agar tahapan pilkada yang terus berlanjut tidak menjadi titik penyebaran Covid-19. Termasuk juga potensi kerumunan massa yang berpotensi menjadi titik penyebaran Covid-19 di TPS.

Kedua. Mendesak kepada KPU dan Bawaslu untuk memastikan distribusi alat pelindung diri untuk keselamatan penyelenggara dan masyarakat serta logistik pilkada untuk penyelenggaraan pemungutan suara terpenuhi dengan cukup dan tepat waktu.

Ketiga. Mendesak kepada pasangan calon, tim kampanye, relawan dan semua pihak yang terkait dengan pemenangan pasangan calon agar menahan diri dan tidak lagi melaksanakan aktivitas kampanye di masa tenang menjelang pemungutan suara Pilkada 2020.

Keempat. Menghimbau kepada pemilih dan seluruh warga negara untuk terus berhati-hati dan mematuhi protokol kesehatan, dan mewaspadai potensi praktik curang dan potensi politik uang yang dapat menerpa pemilih menjelang hari pemungutan suara Pilkada 2020.

Kelima. Mendesak Bawaslu dan aparat penegak hukum untuk terus konsisten dan bekerja keras di dalam mengawasi dan melakukan langkah penindakan di dalam menyikapi setiap potensi pelanggaran di sisa tahapan Pilkada 2020. Termasuk juga untuk memastikan bersama dengan aparatur pemda untuk membersihkan alat peraga kampanye ketika tahapan kampanye sudah berakhir. []

USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Pada 2016, lelaki kelahiran Banten ini memimpin Tim Redaksi rumahpemilu.org menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Usep pun terlibat mengadvokasi perancangan UU Pemilu sebagai koordinator Sub-Komite KeterwakilanPerempuan di “Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Pemilu”. Sebelum di Perludem, warga Depok ini aktif dalam isu feminisme di Yayasan Jurnal Perempuan (2009-2012) dan isu hak warga difabel di Helen Keller International Indonesia (2012). Pada 2018-2022, Usep berkesempatan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera melalui Beasiswa Munir Said Thalib. Usep biasa berinteraksi melalui media sosial dan email di [email protected].

Keputusan KPU 597/2020 tentang Sirekap Pilkada 2020

Previous article

Temuan Riil Permasalahan Kampanye di Media Sosial

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita