Berita

129 Bakal Calon dari Jalur Perseorangan di Pilkada 2018

0

Merujuk pada data yang dimuat dalam infopemilu.kpu.go.id, terdapat 129 bakal calon (balon) kepala daerah dan wakil kepala daerah dari jalur perseorangan. Status pendaftaran 129 balon diterima dan sedang dalam proses penelitian administrasi. Ada 2 pendaftar lain dari jalur perseorangan yang pendaftarannya ditolak, yakni Syamsuar Syam-Misliza di Pemilihan Wali Kota (Piwalkot) Padang, dan Chairil Syah-Mualimin di Piwalkot Palembang.

Jika membagi jumlah calon perseorangan berdasarkan jenis pemilu, akan ditemukan fakta sebagai berikut. Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub), terdapat  4 bakal pasangan calon (bapaslon). Moch. Ali bin Dachlan-Tgh. Lalu Gede Muhamad Ali Wirasakti di Pilgub Nusa Tenggara Barat (NTB), Kartius-Pensong di Pilgub Kalimantan Barat, Ichsan Yasin Limpo-A. Musakkar di Pilgub Sulawesi Selatan, dan Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath di Pilgub Maluku.

Selanjutnya, pada Piwalkot, ada 35 bapaslon. Pemilihan Bupati (Pilbup), 90 bapaslon. 7 perempuan balon kepala daerah dan 7 perempuan balon wakil kepala daerah.

Dari daerah-daerah yang berpilkada, ada 11 daerah yang ramai bapaslon perseorangan. Pilbup Aceh Selatan 4 bapaslon. Pilbup Langkat 6 bapaslon. Pilbup Lahat 3 bapaslon. Piwalkot Pagar Alam 3 bapaslon. Pilbup Sumedang 3 bapaslon. Piwalkot Bima 3 bapaslon. Pilbup Kubu Raya 3 bapaslon. Piwalkot Palangkaraya 5 bapaslon. Pilbup Donggala 4 bapaslon. Pilbup Paniai 3 bapaslon. Pilbup Mimika 6 bapaslon.

Jalur perseorangan ditempuh oleh dua kepala daerah dan dua wakil kepala daerah yang sedang menjabat. Bupati Lombok Timur, Moch. Ali bin Dachlan, mencalonkan diri sebagai gubernur NTB. Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip, petahana di Pilbup Kepulauan Talaud. Wakil Bupati Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), R, Siska Salindeho, mencalonkan diri sebagai bupati Sitaro. Wakil Bupati Langkat, Sulistiyanto, mencalonkan diri sebagai bupati Langkat.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email [email protected].

    Verifikasi Faktual Tetap Dijalankan ke 12 Partai Politik, Prosedurnya Berbeda

    Previous article

    Tertib Menata Dapil

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita