Berita

Lima Catatan Satu Hari Jelang Pemungutan Suara Pilkada 2020

0

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) memberikan pernyataan sikap berupa lima catatan yang penting diperhatikan bagi pemangku kepentingan pada satu hari jelang pemungutan suara Pilkada 2020 (9/12). Pandemi Covid-19 membuat Pilkada 2020 berada di bawah bayang-bayang ancaman kesehatan bagi pemilih, penyelenggara, termasuk pasangan calon beserta dengan tim kampanyenya.

Berikut lima catatan Perludem tersebut:

Pertama, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan kecukupan jumlah petugas tempat pemungutan suara (TPS).

Kedua, meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memastikan jumlah pengawas TPS untuk mengawasi pemungutan dan penghitungan suara.

Ketiga, menghimbau kepada warga negara yang akan menggunakan hak pilih untuk mematuhi protokol kesehatan di TPS dan memastikan untuk memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan (3M).

Keempat, meminta Bawaslu melakukan pengawasan dan penegakan hukum untuk setiap potensi pelanggaran. Ini terutama berkaitan dengan potensi politik uang dan potensi terhambatnya warga negara menyalurkan hak pilih secara jujur dan demokratis.

Kelima, meminta KPU memastikan logistik pemungutan suara dan alat pelindung diri sudah cukup, datang tepat waktu, tidak rusak, dan tidak tertukar. Saat yang bersamaan, Bawaslu perlu mengawasi dan memastikan agar tidak ada persoalan logistik untuk pemungutan suara di Pilkada 2020. []

USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Pada 2016, lelaki kelahiran Banten ini memimpin Tim Redaksi rumahpemilu.org menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Usep pun terlibat mengadvokasi perancangan UU Pemilu sebagai koordinator Sub-Komite KeterwakilanPerempuan di “Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Pemilu”. Sebelum di Perludem, warga Depok ini aktif dalam isu feminisme di Yayasan Jurnal Perempuan (2009-2012) dan isu hak warga difabel di Helen Keller International Indonesia (2012). Pada 2018-2022, Usep berkesempatan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera melalui Beasiswa Munir Said Thalib. Usep biasa berinteraksi melalui media sosial dan email di [email protected].

Konten Tiruan Survei Elektabilitas Atas Nama KPU Kota Makassar

Previous article

Obesitas Kekuasan Negara Pilkada 2020

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita