Berita

Rekapitulasi Suara di Luar Negeri Selesai, Sisa Malaysia

0

Rekapitulasi penghitungan suara luar negeri telah selesai dilakukan pada Kamis (9/5) pukul 20.48 WIB. Dari 130 daerah yang menyelenggarakan Pemilu 2019 di luar negeri, tersisa 1 daerah, yakni Kuala Lumpur. Suara hasil pemilihan di Malaysia belum masuk karena pemungutan suara melalui pos di Kuala Lumpur masih berlangsung hingga 15 Mei 2019. Dijadwalkan, hasil pemungutan suara akan dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada 17 Mei.

Berdasarkan data rekapitulasi yang diterima oleh rumahpemilu.org dan melihat data pada Sistem Informasi Penghitungan (Situng), pasangan calon (calon) Joko Widodo-Ma’ruf Amien menang di 100 daerah. Sementara itu, paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Shalahuddin Uno menang di 15 daerah. 7 daerah belum mencapai rekapitulasi 100 persen. 7 daerah belum ada data yang tersedia. Di satu daerah, yaitu Tunis, kedua paslon seri.

7 daerah yang belum diketahui atau belum 100 persen data hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) masuk ke Situng yakni sebagai berikut.

  1. Caracas
  2. Hong Kong
  3. New York
  4. San Francisco
  5. Taipei
  6. Tokyo
  7. Vancouver

Rata-rata tingkat partisipasi di 129 daerah, kecuali Kuala Lumpur, adalah 60,05 persen. Tingkat partisipasi terendah terjadi di Riyadh, Arab Saudi, dengan 21,3 persen. Dari total data pemilih sebanyak 41.573 jiwa, hanya 8.851 yang menggunakan hak pilih. Sementara itu, tingkat partisipasi tertinggi terjadi di Tehran, Iran.  257 dari 287 pemilih memberikan suara, atau sebesar 89,5 persen.

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email [email protected].

    Evaluasi Sistem Teknologi Rekapitulasi Online Pemilu 2019

    Previous article

    Belajar dari Pemilu “Serentak” Filipina

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita