Berita

Peningkatan Dana Bantuan Partai Bisa Jadi Momentum Reformasi Partai Politik

0

Direktur Eksekutif Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam, mengatakan bahwa peningkatan dana bantuan partai politik semestinya dapat menjadi momentum reformasi menyeluruh di dalam tubuh partai. Partai politik di Indonesia harus didorong menuju partai politik modern yang mengemban misi clean and good government.

“Partai politik modern bersikap transparan dan akuntabel, khususnya menyangkut sumber dana partai yang berasal dari iuran anggota dan sumbangan sah lainnya. Partai harus didorong ke arah ini,” ujar Roy dalam rilis yang diterima rumahpemilu.org (29/8).

Menurut Roy, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mesti melakukan audit keuangan atas laporan pertanggung jawaban dana bantuan partai karena berasal dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD). BPK dapat merujuk pada Peraturan BPK No. 5/2015.

“Akuntabilitas partai terkait dana bantuan negara rendah. Partai belum membuat laporan penggunaan dana bantuan sesuai dengan standar yang disyaratkan. BPK mestinya berperan,” kata Roy.

IBC mendorong agar dana bantuan partai diberikan pula kepada partai politik yang telah lolos verifikasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). “Minimal bantuan untuk biaya operasional organisasi, demi memenuhi prinsip keadilan anggaran.”

AMALIA SALABI
Pegiat rumahpemilu.org, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Perempuan lulusan Sejarah Universitas Indonesia ini berobsesi menguatkan literasi kepemiluan Indonesia yang tak lepas dari sejarah. Menjadi Presiden Gerakan Intelektual Muda Indonesia (2016-sekarang) dan pengurus Forum Islam Progresif (2018), ia berkeyakinan Islam Indonesia bisa sesuai dengan prinsip kehidupan bernegara demokrasi. Amel biasa berkomunikasi melalui media sosial dan email [email protected].

    IBC: Partai Politik Harus Akuntabel dan Transparan Sampaikan Laporan Penggunaan Dana Bantuan

    Previous article

    DPR: Verifikasi Faktual Keanggotaan Partai Politik Pakai Metode Sensus, Bukan Sampel

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita